Selasa, 16 September 2008

Sesaat Sebelum Biang Bang

BoSZa terus berubah.

Zarah dan molekul pada LEB akan memadat hingga pada saat energi ETUW habis, lapisan ini mendingin membentuk benda padat yang ’menutup’ BosZA. Perumpamaannya seperti kulit bola yang terbuat dari baja. Lapisan LEB yang telah mengeras ini kita sebut saja sebagai lapisan Arasy

Zarah dan molekul pada LET akan terhisap semua ke dalam EBUW. Selanjutnya akan terus termampatkan dan membentuk bola putih kecil yang super-super massive dengan energi yang luar biasa. Kita sebut sebagai Pusat Energi Putih (PEP).
Energi tarik-dorong dalam PEP membuat zarah tertarik membentuk Granular PEP dengan berbagai ukuran mulai dari mikro hingga makro. Energi tarik dorong juga menyebabkan terjadinya tumbukan antar granular PEP secara terus menerus. Meskipun banyaknya materi dan anti-materi dalam satu granular berjumlah sama, namun tumbukan dan gesekan menyebabkan granular PEP menjadi 'bermuatan', yaitu granular PEP bermuatan 'materi' dan granular PEP bermuatan 'anti-materi'.
Sehingga secara keseluruhan Granular PEP mempunyai keragaman dimensi dari segi ukuran, muatan, energi dan waktu.

Proses pemampatan dengan energi tinggi ini, menyebabkan terbentuknya Paralelitas Waktu dan Ruang. Waktu dan Ruang akan terbagi dalam dua kelompok, yaitu Waktu-Ruang berkecepatan rendah/Lambat (WRL) dan Waktu-Ruang berkecepatan tinggi/Cepat (WRC). Kedua dimensi ini saling tersambungkan sehingga dalam Waktu yang sama dapat dijumpai dua Ruang yang berbeda dan dalam Ruang yang sama dapat dijumpai dua Waktu yang berbeda.
Dengan demikian zarah dan molekul pada LET juga akan terbagi kedalam kedua kelompok, yaitu pasangan zarah dan molekul yang berada pada WRL, dan pasangan zarah dan molekul yang berada di WRC.

Zarah dan molekul pada LOH sebagian besar akan membentuk molekul-molekul air (H2O)yang fleksibel dan resposnif. Fleksibilitas dan responsif ini menyebabkan LOH menjadi lapisan yang bersifat informatif dan komunikatif. Karena LET dan LEB memampat, maka LOH akan mengembang. LOH yang sudah membentuk air ini kita sebut saja sebagai lapisan Air.

Demikianlah kondisi sesaat sebelum terjadinya Biang Bang, yang dapat diilustrasikan sebagai berikut:




.

Tidak ada komentar: